68 tahun yang lalu, di Jalan Pegangsaan Timur N0. 56
Jakarta, pukul 10.00 proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Soekarno. Sekarang,
keadaan nggak jauh berbeda. Sama-sama ada upacara 17-an, pembacaan teks
proklamasi, penaikan bendera kebangsaan Sang Saka merah Putih, dan pelantunan
lagu Indonesia Raya. Mungkin bedanya, dulu keadaan lebih khidmat. Orang-orang
bersyukur, terharu karena akhirnya Indonesia bisa meneriakkan kata “Merdeka!”. Semua
rakyat bergembira. Sekarang? Yah, seperti yang sama-sama kita tahu lah, banyak
yang udah nggak peduli. Acara 17-an Cuma jadi acara rutin tahunan yang
diperuntukkan bagi mereka para pelajar. Acara 17-an Cuma acara yang sia-sia
aja, nggak ada pengaruhnya ke Negara ini yang makin kesini emang makin bobrok. Apakah
sekarang kita merdeka?
Entah,
mungkin saya hanya salah menyimpulkan. Mungkin masih banyak yang peduli dengan
acara kebangsaan ini. Mungkin masih banyak tekad-tekad api yang membara saat
dibacakan teks kemerdekaan. Tapi itu, mungkin.
No comments:
Post a Comment